Contoh Soal dan Pembahasan Tentang COVID-19

Contoh Soal dan Pembahasan Tentang COVID-19


Pilihlah jawaban yang paling benar!

1. Apakah famili virus yang menyebabkan berbagai penyakit mulai dari batuk, pilek, hingga penyakit yang lebih parah?
a. Coronavirus
b. Covid-19
c. Novel Coronavirus
d. SARS
Jawaban : a. Coronavirus

2. Seorang pasien mengikuti Seminar pada tanggal 14 Maret 2020 dan diketahui ada salah satu peserta yang mengalami demam dan batuk. Sepulang dari acara, peserta tersebut diketahui positif Covid-19. Bila peserta lain tertular, kapankah kemungkinan gejala Covid-19 akan muncul?
a. tanggal 12 Maret 2020
b. tanggal 12-25 Maret 2020
c. tanggal 16-17 Maret 2020
d. tanggal 25 Maret 2020
Jawaban : b. tanggal 12-25 Maret 2020

3. Prosedur apakah yang meningkatkan resiko seorang tenaga medis dapat tertular Covid-19 secara airbone?
a. melakukan anamnesis
b. melakukan intubasi
c. melakukan pemeriksaan palpasi
d. memasang infus
Jawaban : b. melakukan intubasi (alat bantu napas)

4. Apakah gejala yang penting sehingga seseorang harus dicurigai terkena Covid-19?
a. batuk
b. demam
c. mual
d. pilek
Jawaban : b. demam

5. Apakah yang dimaksud dengan pasien dalam pengawasan?
a. orang dengan demam dan dalam 14 hari terakhir memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19 konfirmasi
b. orang dengan demam dan dalam 14 hari terakhir memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang melaporkan transmisi lokal
c. orang yang terinfeksi Covid-19 dengan hasil pemeriksaan tes positif pemeriksaan PCR
d. orang yang tidak bergejala dan memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi Covid-19 tetapi rapid tes positif
Jawaban : a. orang dengan demam dan dalam 14 hari terakhir memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19 konfirmasi

coronavirus, covid 19


6. Seorang PDP dengan gejala ringan, dimanakah tempat karantina yang tepat?
a. rumah sakit
b. rumah sakit darurat
c. rumah sendiri
d. tempat yang disediakan pemerintah
Jawaban : c. rumah sendiri

7. Apakah yang dimaksud dengan physical distancing dalam pencegahan Covid-19?
a. bekerja atau belajar di rumah
b. menghindari kerumunan
c. menjaga jarak dengan orang lain
d. menjaga jarak dengan pasien Covid-19
Jawaban : c. menjaga jarak dengan orang lain

8. Seorang ODP yang berdasarkan hasil pemeriksaan rapid tes negatif, bagaimanakah pengelolaan selanjutnya?
a. isolasi di RS darurat
b. isolasi di RS rujukan
c. isolasi sendiri di rumah
d. tidak perlu isolasi
Jawaban : c. isolasi sendiri di rumah

9. Seorang pasien datang ke dokter untuk konsultasi karena baru pulang dari Jakarta dan kawatir dengan Covid-19. Apakah edukasi yang tepat jika pasien tidak menunjukkan gejala?
a. boleh bertemu dengan keluarga
b. boleh keluar rumah asalkan menjaga jarak 1 meter
c. monitoring mandiri selama 14 hari
d. rujuk ke rumah sakit
Jawaban : c. monitoring mandiri selama 14 hari

10. Bagaimanakah status KLB Covid-19 ditetapkan di suatu daerah?
a. apabila didapatkan 1 kasus Covid-19 dengan rapid test positif
b. apabila didapatkan 1 kasus Covid 19 terkonfirmasi
c. apabila didapatkan 1 kasus kematian akibat covid 19
d. apabila didapatkan 1 kasus kematian PDP dengan rapid test positif
Jawaban : b. apabila didapatkan 1 kasus Covid 19 terkonfirmasi

11. apakah saran yang harus diberikan kepada orang yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid- 19?
a. melakukan isolasi di RS untuk menghindari penularan dengan orang terdekat
b. membatasi diri untuk tidak bepergian semaksimal mungkin atau kontak dengan orang lain
c. segera ke fasilitas layanan kesehatan walaupun tidak ada gejala untuk mencegah risiko yang besar
d. segera melakukan pemeriksaan rapid test dan RT PCR untuk memastikan apakah sudah terinfeksi
Jawaban : b. membatasi diri untuk tidak bepergian semaksimal mungkin atau kontak dengan orang lain

12. Kapankah onset acute respiratory distress syndrom (ARDS) pasien Covid 19?
a. baru terjadi atau perburukan dalam waktu 1 minggu
b. dalam waktu 14 hari pasien mengalami gejala awal
c. lebih dari 1 minggu setelah terjadi gejala awal
d. tidak ada ketentuan pasti
Jawaban : a. baru terjadi atau perburukan dalam waktu 1 minggu

13. Pada tatalaksana suportif pasien yang memerlukan peralatan penghantar oksigen (nasal kanul, sungkup muka sederhana, sungkup dengan kantong reservoir apakah yang harus diperhatikan?
a. peralatan dapat digunakan kembali setelah disinfeksi
b. peralatan dapat langsung digunakan kembali selain nasal kanul
c. peralatan digunakan kembali setelah direndam alkohol 70%
d. peralatan digunakan sekali pakai
Jawaban : d. peralatan digunakan sekali pakai

14. Apakah langkah pencegahan Covid-19 yang efektif di masyarakat?
a. mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
b. menggunakan cairan disinfektanyang mengandung 0,5% NaOCl
c. menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol 70% setiap kali cuci tangan
d. menggunakan sabun yang mengandung disinfektan
Jawaban : a. mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir

15. Siapakah yang harus menerapkah "5 momen cuci tangan"?
a. semua keluarga pasien
b. semua pasien
c. semua pengunjung RS
d. semua petugas kesehatan
Jawaban : d. semua petugas kesehatan

16. Apakah jenis masker yang digunakan untuk melakukan prosedur yang menimbulkan aerosol?
a. masker medis
b. masker n95
c. masker surgical
d. masker tiga lapis
Jawaban : b. masker n95

17. Apakah jenis APD di ruang rawat inap yang tepat dipakai oleh dokter pada saat memberikan layanan langsung ke pasien Covid 19?
a. masker bedah, gaun, sarung tangan, apron, dan pelindung mata
b. masker bedah, gaun, sarung tangan, dan pelindung mata
c. masker N95, gaun, sarung tangan, apron, dan pelindung mata
d. masker N95, gaun, sarung tangan, dan pelindung mata
Jawaban : c. masker N95, gaun, sarung tangan, apron, dan pelindung mata

18. Apakah jenis APD di ruang rawat jalan yang tepat dipakai oleh dokter pada saat memberikan layanan pemeriksaan fisik pasien tanpa gangguan pernapasan?
a. APD sesuai dengan kewaspadaan standar dan penilaian risiko
b. masker bedah
c. masker N95
d. tidak perlu APD
Jawaban : a. APD sesuai dengan kewaspadaan standar dan penilaian risiko


Sumber : Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. 2020. Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease (Covid-19), per 27 Maret 2020. Jakarta: Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P).


Tidak ada komentar untuk "Contoh Soal dan Pembahasan Tentang COVID-19"